Tuesday, November 6, 2012

Cara Set Up Jaringan LAN Secara Cepat dan Mudah

Panduan Set Up Jaringan LAN Secara Cepat dan Mudah
Sebuah jaringan area lokal wireless biasanya terbatas pada wilayah yang relatif kecil seperti kantor, rumah atau tempat umum, seperti perpustakaan, kedai kopi atau bahkan taman. Sebuah jaringan LAN wireless memiliki kelebihan dibanding melalui jaringan kabel, yaitu biaya set-up yang lebih rendah. Menyiapkan jaringan LAN wireless cukup mudah, ini berkat plug-and-play bawaan router wireless saat ini.
Berikut panduan praktis Paseban untuk set up jaringan LAN wireless.
  1. Beli router wireless. Model yang paling populer adalah dari Linksys, Belkin dan D-Link. Merek yang Anda gunakan tidak penting, yang penting adalah kemampuan untuk memungkinkan pengguna menggunakan semua jenis kartu wireless di komputer mereka agar dapat dengan mudah terhubung. Hampir setiap router wireless yang dijual saat ini adalah kompatibel, sehingga bahkan pengguna laptop dengan protokol wireless yang lebih tua pun dengan mudah dapat terhubung.
  2. Pasang router Anda ke kabel atau modem DSL menggunakan Ethernet RJ-45 kabel. Salah satu ujung dihubungkan ke modem di port RJ-45 (hati-hati untuk tidak memaksa itu ke port RJ-11 pada modem DSL) dan yang lainnya ke Internet atau port WAN pada router Anda.
  3. Hubungkan komputer ke router Anda untuk mengkonfigurasinya, baik menggunakan Ethernet RJ-45 kabel atau dengan komputer dengan kemampuan wireless. Untuk menghubungkannya secara wireless dengan komputer berbasis Windows, klik pada menu "Start" dan pilih "Connect To" untuk melihat daftar jaringan wireless yang tersedia. Sementara bagi pengguna Mac coba pull down pada ikon Airport (ikon berbentuk potongan pizza) di sudut kanan atas layar. Nama default dari jaringan wireless biasanya memunculkan nama yang sama seperti router (yaitu Linksys, Belkin, dll).
  4. Buka web browser untuk mengkonfigurasi router Anda. Setiap model memiliki default address sendiri (Linksys menggunakan 192.168.1.1; Belkin menggunakan 192.168.2.1), jadi cek dokumentasi yang disertakan dengan router Anda. Berlaku juga hal yang sama dengan logon default.
  5. Ubah pengaturan berikut setelah Anda login ke router Anda:
    Admin username and password: Buatlah ini lebih aman dari default.
    Router name: Ubah nama default router.
    Network name: Berikan nama jaringan Anda yang memungkinkan pengguna untuk dengan mudah membedakannya dari jaringan wireless lain yang ada dalam jangkauan.
    Wireless network mode: Pilih campuran (mixed), karena ini akan memungkinkan pengguna dengan laptop tua dapat connect.
    Wireless security: Kecuali Anda menyediakan layanan publik dengan jaringan wireless Anda, Anda harus mengaktifkan keamanan wireless untuk mencegah orang lain yang tidak diinginkan masuk pada jaringan Anda.
    Dalam kebanyakan situasi, password WPA pribadi itu cukup aman, tetapi jika Anda menginginkan keamanan lebih, pertimbangkan untuk menggunakan enkripsi wireless kuat seperti WEP.
  6. Uji jaringan diperlukan untuk memastikan sinyal yang kuat. Jarak yang jauh, cerobong asap dan peralatan built-in adalah pembunuh sinyal, jadi pertimbangkan menggunakan repeater di daerah di mana sinyal nya kurang.
Anda dapat me-reset router anda ke default pabrik dengan menggunakan pena untuk terus menahan tombol reset di bagian belakang selama 45 detik saat unit dinyalakan. Anda juga dapat menjaga jaringan Anda hidden dengan memilih "closed network" pada pengaturan, namun Anda harus tahu persis nama jaringan dan password untuk connect ke internet. Ada empat jack di belakang router yang akan memungkinkan Anda untuk melampirkan empat komputer tambahan atau printer.
Jika password Anda hilang maka Anda harus secara manual mengembalikan unit ke pengaturan awal, yang berarti Anda akan harus melakukan proses konfigurasi ulang. ND

No comments:

Post a Comment