Sunday, October 7, 2012

HARD DISK DRIVE

KONSEP DASAR
Hardisk adalah sebuah subsystem dari sebuah Personal Computer (PC) yang digunakan untuk menyimpan banyak data.Ada banyak program atau aplikasi yang tidak bisa berjalan tanpa menggunakan harddisk karena disebabk
an program tersebut memiliki kapasitas lebih besar dari floopy disk.Harddisk sebenarnya terdiri dari beberapa platter atau piringan yang mirip dengan piringan hitam yang dilapisi oleh rumah atau casing yang kuat.Banyaknya piringan tergantung dari teknologi yang digunakan oleh disk itu dan jumlah data yang perlu disimpan.Piringan-piringan itu terbuat dari metal,dan mengandung jutaan magnet-magnet kecil yang disebut magnet domain.Domain-domain ini diatur dalam satu dari dua arah untuk mewakili 0 dan 1.



Head
Seperti jarum sebuah fonografi pada piringan hitam, peralatan baca / tulis yang disebut head berada sedikit diatas permukaan disk. Jika head menyentuh permukaan akan timbul crash dan akan merusak disk secara permanent. Banyaknya head biasanya setara dengan banyaknya piringan pada disk. Tetapi pada beberapa kasus, ada juga upper head dan lower head, atau dua kali lebih banyak dari jumlah piringan.
Track dan Silinder
Dengan menggunakan analogi perekaman, disk memiliki sejumlah track khayal. Hal ini berarti
ia memiliki sejumlah lingkaran-lingkaran konsentris di mana data diorganisasikan secara berurutan pada disk. Jika membayangkan sebuah silinder melewati tiap-tiap piringan pada track tertentu, di sana dapat terlihat bahwa jumlah track dan silinder adalah sama. Sebuah silinder terdiri dari semua track-track pada nomor track tertentu. Track-track ini dinomori dari 0 ke-n-1, diman n adalah total banyaknya track.
Hard disk biasanya memiliki sebuah track atau silinder khusus yang disebut landi
ng zone dan di mana head diletakan sebelum power dimatikan ( disebut memarkir disk ). Kebanyakan disk drive yang baru dan berkapasitas besar melakukan parkir head ini secara otomatis dan juga di dalam program WIN 98 misalnya pada saat melakukan shutdown head akan diparkirkan terlebih dahulu sebelum kita diminta untuk mematikan komputer tersebut.
Sector dan ClusterSetiap track atau silinder di bagi-bagi seperti layaknya sebuah kue menjadi sejumlah sector-sektor. Tiap-tiap sector biasanya mengandung 512 byte,di dalam sector ini terdapat bagin terkecil yang disebut dengan cluster. DOS menciptakan file-file dalam unit-unit sektor yang dinamakan cluster. Sekali lagi banyaknya sektor per cluster bervariasi tergantung pada versi BIOS, versi DOS, dan jenis media disk yang digunakan.


Klik Gambar untuk memperbesar
USIA HARD DISK
Menurut perusahaan pembuat hard disk, hard disk diperkirakan mempunyai usia antara 25000 sampai 20000 jam pemakaian sebelum rusak. Namun demikian ada beberapa factor yang dapat memperpendek usia harddisk, diantaranya adalah :
Panas yang berlebih
Faktor suhu sangat berpengaruh bagi kelangsungan hidup hard disk jika panasnya berlebih maka data pada hard disk kacau. Dan jika hal ini berkelanjutan maka akan memperpendek usia hard disk, oleh karena itu jangan menutup lubang sirkulasi udara yang terletak pada bagian belakan kotak CPU, karena sirkulasi udara inilah yang bertugas mendinginkan computer. Selain itu tutuplah tempat pemasangan ( slot ) card. Karena jika terbuka maka akan mengalirkan langsung udara ke CPU.
Guncangan
Yang dimaksud dengan kerusakan yang disebabkan oleh terjadinya guncangan keras misalnya CPU jatuh atau tepukul benda keras, sehingga akan menyebakan berguncangnya kedudukan hard disk, hal ini dapat menyebabkan kerusakan hard disk secara fisik atau pun dapat menyebabkan data menjadi kacau apabila terjadi guncangan pada saat computer on.
Kerusakan komponen
Faktor ini amatlah tergantung pada user dan hardware komputer yang kita gunakan. Kerusakan komponen dapat terjadi karena pemakaian yang terus menerus sehingga menyebabkan panas yang berlebih dan sebagainya.
Parkir
Pada saat kita mengoperasikan komputer, posisi head baca / tulis hard disk tersebut sedang berada pada posisi beroperasi secara acak.Sebagai contoh penyebab kerusakannya adalah apabila pada saat itu terjadi pemutusan arus listrik secara mendadak maka head berada pada bagian rawan disk, tidak melakukan parkir terlebih dahulu pada Landing Zone Disk tersebut.Jika hal ini sering terjadi maka plater disk akan crash dengan head nya dan akhirnya terjadi bad cluster pada hard disk.
KONSTRUKSI HARDDISK
Sebelum melakukan perbaikan pada hard disk, kita harus mengenali terlebih dahulu konstruksi dan bagian-bagian komponen dari hard disk tersebut, yaitu :



Chasis : Seperti pada umumnya sebuah alat, chasis ini berfungsi sebagai Tempat / dudukan dimana semua bagian atau komponen dari sistem alat tersebut dirakit menjadi satu unit secara utuh.Begitu pula halnya dengan Chasis Harddisk Drive, bagian-bagian atau Parts Component nya dirakit secara utuh menjadi satu unit pada chasis ini dengan sistem yang sesuai dengan fungsi dari Harddisk tersebut.

Klik gambar untuk memperbesar

Filter : berfungsi menyaring udara dalam ruangan hard disk agar debu yang berterbangan tidak menggangu Platter.

Platter : Piringan hard disk, bagian ini berbentuk piringan yang dilapisi magnetic sehingga mampu menyimpan data atau file yang terdri dari cylinder, sektor, track dan cluster.

Motor Drive : Sebuah motor servo yang berfungsi mengerakan platter pada porosnya, motor inilah yang menentukan kecepatan peputaran piringan hard disk hingga mencapai beberapa rpm ( Rotasi Per Menit ).



Read Write Head : Sebuah mekanisme yang bertugas membaca dan menulis data dari atau ke piringan hard disk yang merubah sinyal magnetic yang ada pada platter menjadi sinyal digit atau sebaliknya.
Acces Arm : Adalah sebuah tungkai yang memegang head.Tungkai ini yang menggerakan head ke seluruh permukaan platter.
Aktuator : Di dalam hard disk terdapat magnet, ini terdiri dari magnet alam ( Magnet Permanen ) dan magnet buatan ( terjadi adanya arus listrik ), magnet ini yang mengatur kecepatan pergerakan head saat membaca maupun menulis.

Controller Head : Suatu alat yang umumnya sebuah pengontrol yang dapat mengendalikan head agar dapat menulis dan membaca dan ini memperkuat sinyal yang diberikan head maupun yang diterima oleh head.
Board : Sirkuit elektronik yang mengontrol kinerja daripada hard disk, serta mendeteksi seluruh konfigurasi yang ada pada hard disk untuk menentukan kapasitas hard disk tersebut maupun yang mengatur lalu lintas keluar masuknya informasi / data yang diterima dari atau yang diberikan ke Mother Board.
Bios berfungsi untuk menyimpan konfigurasi dasar dari para meter hard disk seperti : kapasitas, speed ( dalam satuan rpm), landing Zone, jumlah sector,jumlah cylinder.
Disk controller berfungsi mengontrol tiap-tiap elemen-elemen yang terdapat di dalam hard disk, dan juga sebagai bridge atau penghubung antara suatu elemen dengan elemen yang lain yang terdapat di dalam hard disk, serta mengatur lalu-lintas data atau program mulai dari hard disk sampai ke i/o peripheral atau sebaliknya.
Cache buffer : berfungsi sebagai media penyimpanan sementara untuk data atau program yang akan atau telah diproses oleh hardisk controller.
Preamp head berfungsi untuk memperkuat sinyal konversi yang dihasilkan oleh head pada saat membaca dan menulis pemukaan platter.
Spindle Motor Controller berfungsi mengontrol speed atau jumlah putaran dari spindle motor ( dalam satuan rpm = rotation per minutes ), speed yang baik dari putaran spindle motor akan membuat head mengambang diatas permukaan platter, sehingga head tidak akan menggores platter pada saat sedang membaca atau menulis platter.

Servo Motor controller berfungsi mengontrol posisi peletakan head kepermukaan platter pada saat baca tulis data atau program,termasuk juga landing zone.
I/O Controller berfungsi mengontrol semua instruksi yang akan dikirim atau diterima oleh harddisk controller, apakah instruksi tersebut dapat langsung diproses, dibatalkan atau menunggu giliran sampai instruksi yang sebelumnya telah selesai diproses.
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan hard disk :
- Perika kabel-kabel ( termasuk kabel power ),apakah terhubung dengan baik.
- Pastikan bahwa jumper di set dengan baik, apakah master atau slave.
- Jika ada eror “ disk not found “,kembali ke setup Bios.
- Periksa versi BIOS yang digunakan sesuai dengan hard disk yang digunakan.
- Error seperti “ missing command interpreter “ berarti bahwa file command.com yang sah
tidak berada pada direktori akar dari hard disk.
- Suara berderit terus menerus adalah tanda dari hard disk yang buruk atau power supply
yang buruk. Keduanya adalah problem yang serius, dan penyebabnya harus ditemukan dan diperbaiki dengan segera.
- Lakukanlah selalu scandisk agar kestabilan data dalam harddisk baik dan tidak kacau.
- Hindari panas yang berlebih, karena dapat menyebabkan hard disk terbakar, data kacau.
- Hindari guncangan terhadap hardisk, karena dapat menyebabkan kerusakan hard disk secara fisik.
- Hindari mendekatkan magnet ke hard disk.
- Jangan mengerak-gerakan head pada saat hard disk mati.
- Jika ingin membawa hard disk,gunakan bantalan pada hard disk.

No comments:

Post a Comment